Polisi Siaga Amankan Malam Takbiran di Sentani, Warga Sambut Idulfitri dengan Aman dan Khidmat

Redaksi
21 Mar 2026 13:59
Polda 0 5
2 menit membaca

Papua – Polda Papua melalui Operasi Ketupat Cartenz-2026 melaksanakan pengamanan malam takbiran guna memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan. Pengamanan tersebut dilaksanakan di kawasan Masjid Agung Al-Aqsa Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (20/3/2026) malam.

Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Kasubsatgas Propam Operasi Ketupat Cartenz-2026, Ipda Edi Hamonangan, S.H., bersama personel Polda Papua yang terlibat dalam surat perintah operasi. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi ibadah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, terlebih dahulu dilaksanakan Apel UKL 2 yang dipimpin langsung oleh Ipda Edi Hamonangan. Dalam arahannya, ia menekankan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan disiplin, profesional, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ipda Edi Hamonangan juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga sikap tampang, kerapian seragam, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng citra institusi. Selain itu, pengawasan internal juga dilakukan guna memastikan setiap anggota menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Kasubsatgas Propam Operasi Ketupat Cartenz-2026, Ipda Edi Hamonangan, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan malam takbiran merupakan bagian penting dari rangkaian pengamanan Hari Raya Idulfitri.

“Pengamanan malam takbiran ini merupakan bagian dari komitmen Polri melalui Operasi Ketupat Cartenz-2026 untuk memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan. Kami menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan disiplin, profesional, serta mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah dan perayaan malam takbiran.

“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah dan perayaan malam takbiran. Kami juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga sikap, menghindari pelanggaran sekecil apa pun, serta tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x