Optimalkan Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polda Papua Tekankan Penggunaan Data Akurat dalam Pengamanan

Redaksi
16 Mar 2026 16:47
Cartenz 0 3
2 menit membaca

Papua – Kepolisian Daerah Papua menggelar rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 secara daring dan luring. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri berjalan efektif, tepat sasaran, serta berbasis pada data lapangan yang akurat dan terkini.

Rapat evaluasi tersebut berlangsung di Aula Command Center Mako Polda Lama Papua, Senin (16/3/2026), dan dipimpin langsung oleh Wakasatgasopsda Operasi Ketupat Cartenz 2026, Kombes Pol Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K. Kegiatan ini diikuti oleh para Kasatgas, Kapusdalopsda, serta Karendalopsres dari seluruh wilayah jajaran Polda Papua.

Dalam arahannya, Kombes Pol Sondang menegaskan bahwa kegiatan analisa dan evaluasi bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala serta menyempurnakan strategi pelaksanaan tugas di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya akurasi panel data pada setiap Pos Pengamanan (Pospam) maupun Pos Pelayanan (Posyan) yang menjadi pusat pengendalian kegiatan operasi.

“Perencanaan setiap kegiatan harus didasarkan pada data yang valid. Apabila data yang digunakan tidak akurat, maka pelaksanaan tugas di lapangan tidak akan memiliki arah yang jelas. Karena itu, saya meminta para Karendalopsres untuk kembali mengecek panel data di pos-pos operasi agar lebih spesifik dan benar-benar menggambarkan kondisi wilayah masing-masing,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemetaan potensi kerawanan harus dilakukan secara rinci dan tidak bersifat umum. Data yang disajikan harus mampu menggambarkan kondisi aktual di lapangan, termasuk potensi kemacetan pada jam-jam tertentu maupun titik rawan kriminalitas di wilayah tertentu, termasuk di daerah Pegunungan.

“Panel data bukan sekadar angka untuk dilaporkan, tetapi harus mencerminkan situasi nyata di lapangan. Setiap wilayah memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda, baik dari sisi kecelakaan lalu lintas maupun potensi gangguan kamtibmas. Oleh karena itu, fokus kegiatan operasi harus menyesuaikan kondisi tersebut agar penempatan personel dan pola patroli benar-benar efektif,” tambahnya.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026, pimpinan Polda Papua juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan dengan baik sehingga situasi kamtibmas di wilayah Papua tetap terjaga aman dan kondusif.

Dengan masih tersisa beberapa hari pelaksanaan operasi, seluruh jajaran diharapkan tetap konsisten menjalankan mekanisme dan strategi operasi yang telah ditetapkan, sekaligus meningkatkan koordinasi serta respons cepat terhadap potensi gangguan di lapangan.

Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, Polda Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat, sehingga rangkaian perayaan Idul Fitri di Tanah Papua dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x